Selamat Datang di Desa Yang Kaya dengan sejarah Islam Desa Tanjungkarya…
Desa Tanjungkarya merupakan salah satu desa yang terletak di wilayah administratif Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat. Dikenal sebagai desa yang memiliki kekayaan alam, potensi sumber daya manusia, serta nilai-nilai religius dan kearifan lokal yang masih terjaga dengan baik, Tanjungkarya menjadi salah satu desa yang terus berkembang secara sosial dan ekonomi.
Desa Tanjungkarya berada di dataran tinggi dengan udara yang sejuk dan lingkungan yang asri. Wilayahnya terbagi ke dalam 19 Kampung,3 dusun, 43 RT dan 11 RW. Akses menuju desa ini cukup baik, dengan jalan yang menghubungkan langsung ke pusat ibu kota kecamatan yang berjarak 4km, maupun ke ibu kota Garut yang berjarak 15km dan ibu kota Provinsi yang berjarak 50km.
Desa yang memiliki luas wilayah 391.570 Ha ini, berbatasan langsung dengan beberapa desa yang ada di sekitarnya, dimulai dari sebelah utara yang berbatasan dengan Desa Panjiwangi Kecamatan Tarogong Kaler, di sebelah barat berbatasan dengan Desa Sukakarya dan wilayah hutan, di sebelah timur yang berbatasan dengan Desa Tanjung Anom Kecamatan Samarang dan sebelah selatan berbatasan dengan 2 desa yaitu Desa Sukakarya dan Desa Sukarasa Kecamatan Samarang. Desa Tanjungkarya memiliki memiliki jumlah penduduk 7.587 jiwa, dengan jumlah 2.124 kepala keluarga.
Saat ini Desa Tanjungkarya di pimpin oleh Dedi Supriadi, seorang kepala desa yang terpilih sejak tahun 2019, yang dibantu oleh 7 perangkat desa dan 3 kepala dusun yang membantu dalam menjalankan visi Desa Tanjungkarya yaitu “Penataan Desa yang Maju, Teratur, Bersih, Indah, Aman dan Sehat, Pelaksanaan Pemerintahan Desa yang Baik, Transparan dan Peningkatan Pelayanan Kepada Masyarakat dengan Lebih Baik”. Dengan beberapa misinya yaitu: Membangun Masyarakat yang Religius, Meningkatkan kesadaran Masyarakat untuk Hidup Bersih dan Produktif, Meningkatkan Sarana dan Prasarana dan Pelayanan Pemukiman Masyarakat miskin dan beberapa misi lainnya.
Kesejahteraan masyarakat melalui kegiatan industri rumahan dengan mendorong usaha para pelaku UMKM untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat, serta potensi ekonomi di bidang pertanian dan peternakan yang ada di desa Tanjungkarya. Salah satu program yang sedang dilakukan oleh Desa Tanjungkarya yaitu program desa digital, dimana program desa digital ini bertujuan untuk mempermudah akses masyarakat dalam hal pelayanan, informasi dan akses lainnya melalui website resmi desa, beberapa layanan yang ada di website desa untuk program desa digital yaitu fitur lapak desa, dimana masyarakat bisa memasarkan produknya di website resmi desa ini di fitur lapak desa yang disediakan oleh pemerintah Desa Tanjungkarya, yang bertujuan untuk memperluas pemasaran dan meningkatkan penjualan produk atau jasa yang ditawarkan oleh warga Desa Tanjungkarya dan Fitur Layanan Mandiri yaitu fitur surat menyurat untuk memudahkan warga Desa Tanjungkarya dalam pembuatan dokumen.
PKK adalah gerakan kemasyarakatan, yang bertujuan memberdayakan keluarga agar mampu meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidupnya melalui pendekatan pemberdayaan dan gotong royong. PKK mempunyai beberapa tujuan atau program seperti meningkatkan kesejahteraan keluarga, menguatkan peran dan fungsi keluarga, mendorong partisipasi aktif warga dalam beberapa kegiatan untuk mensejahterakan keluarga. PKK di Desa Tanjungkarya mempunyai peran penting di dalam pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga.
Warga Desa Tanjungkarya memiliki mata Pencaharian yang beragam, yang paling mendominasi yaitu Petani dan buruh tani. Desa Tanjungkarya memiliki berbagai potensi. Beberapa potensi unggulan Desa Tanjungkarya yaitu persawahan, pertanian seperti sawi,kol, cabai, tomat, peternakan domba dan sapi, serta UMKM Kerupuk Lanting, produksi Tahu dan Meubel peralatan rumah tangga, potensi lainnya yaitu objek wisata alam Rest Area jalur pendakian Gunung Guntur dan wisata religi Makam Syech Fatah Rahmatullah, makam ini menjadi salah satu pusat ziarah spiritual masyarakat dari luar daerah. Desa Tanjungkarya menyimpan nilai sejarah dan budaya yang tinggi. Pondok pesantren pertama di Garut, yaitu Ponpes Tanjung Singuru terletak di Desa Tanjungkarya, menjadikan Desa Tanjungkarya sebagai tempat yang kaya dengan nilai keagamaan dan pendidikan Islam.
Beberapa Fasilitas yang terdapat di Desa Tanjungkarya yaitu seperti prasarana ibadah 14 Masjid, prasarana kesehatan 2 bangunan Posyandu, dan fasilitas pendidikan 6 PAUD, 6 TK atau RA, 4 Sekolah Dasar Negeri/MI, 1 Sekolah Madrasah Tsanawiyah, 1 Sekolah Menengah Atas. Di Desa Tanjungkarya juga terdapat beberapa sarana olahraga yang biasa dipakai oleh warga seperti GOR bulutangkis dan tenis meja
Desa Tanjungkarya mempunyai sumber mata air yang berfungsi untuk memenuhi kebutuhan air rumah tangga warga Desa Tanjungkarya, terdapat juga irigasi sebagai sumber pengairan sawah dan ladang warga. Perbukitan dan hutan masih terlihat di wilayah Desa Tanjungkarya.